Discover millions of ebooks, audiobooks, and so much more with a free trial

Only $11.99/month after trial. Cancel anytime.

Kitab Hadist Sunan An-Nasa'i Ultimate
Kitab Hadist Sunan An-Nasa'i Ultimate
Kitab Hadist Sunan An-Nasa'i Ultimate
Ebook6,516 pages59 hours

Kitab Hadist Sunan An-Nasa'i Ultimate

Rating: 5 out of 5 stars

5/5

()

Read preview

About this ebook

Kitab Sunan An-Nasaa’iy atau Sunai Nasa'i, adalah salah satu kitab hadits dari 4 kitab sunan yang populer di kalangan umat Islam, 3 kitab sunan lainnya adalah Sunan Abu Daawud, Jaami’ At-Tirmidziy dan Sunan Ibnu Maajah. Mungkin banyak dari kita yang belum mengetahui mengenai kitab Sunan An-Nasaa’iy.

Al-Imam An-Nasaa’iy, beliau adalah Ahmad bin Syu’aib bin ‘Aliy bin Sinaan bin Bahr Al-Khurasaaniy An-Nasaa’iy, berkuniyah Abu ‘Abdirrahman. An-Nasaa’iy, dengan huruf “nun” di-fathah dan di-tasydiid, adalah nisbah kepada sebuah wilayah di negeri Khurasaan yang disebut “Nasaa” dengan huruf “nun” di-fathah. Dilahirkan pada tahun 215 H dan wafat pada tahun 303 H.

Kitab Sunan Ash-Shughraa dinamakan dengan “Al-Mujtabaa” atau “Al-Mujtanaa”, namun nama pertama lebih shahih dan lebih populer. Dan para ulama telah berbeda pendapat apakah kitab Ash-Shughraa ini adalah ringkasan yang ditulis sendiri oleh Imam An-Nasaa’iy, sebagaimana pendapatnya Ibnul Atsiir, Ibnu Katsiir, Al-‘Iraaqiy dan As-Sakhawiy, atau kitab tersebut adalah ringkasan yang ditulis muridnya, Abu Bakr Ibnus Sunniy, sebagaimana pendapatnya Adz-Dzahabiy dan Ibnu Naashiruddiin Ad-Dimasyqiy.

Banyak kitab-kitab syarah yang ditulis untuk Sunan Ash-Shughraa An-Nasaa’iy, yang paling masyhur adalah syarh As-Suyuuthiy yang dinamakan Zahr Ar-Rabaa ‘alaa Al-Mujtabaa, sebagaimana ada haasyiyyah padanya karya Al-Imam Muhammad bin ‘Abdil Haadiy As-Sindiy, dan ada pula syarh Sunan dari audio Asy-Syaikh ‘Abdul Muhsin Al-‘Abbaad hafizhahullah. Diantara syarah-syarah terbaik yang pernah dikumpulkan adalah “Dzakhiirah Al-‘Uqbaa fiy Syarh Al-Mujtabaa” karya Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Aliy bin Adam bin Muusaa Al-Atsyuubiy hafizhahullah, dan ia adalah ulama kontemporer, dan kitab ini telah dicetak dalam 40 jilid, 5 juz pertama telah dicetak oleh Daar Al-Mi’raaj di Riyadh dan juz sisanya dicetak oleh Daar Aalu Baruum di Makkah Al-Mukarramah.
LanguageBahasa indonesia
Release dateMar 12, 2018
ISBN9781370154913
Kitab Hadist Sunan An-Nasa'i Ultimate
Read preview
Author

"Muhammad" "Vandestra"

Muhammad Vandestra has been a columnist, artist, health writer, soil scientist, magazine editor, web designer & kendo martial arts instructor. A writer by day and reader by night, he write fiction and non-fiction books for adult and children. He lives in West Jakarta City.

Read more from "Muhammad" "Vandestra"

Related to Kitab Hadist Sunan An-Nasa'i Ultimate

Related ebooks

Reviews for Kitab Hadist Sunan An-Nasa'i Ultimate

Rating: 4.769230769230769 out of 5 stars
5/5

13 ratings0 reviews

What did you think?

Tap to rate

Review must be at least 10 words

    Book preview

    Kitab Hadist Sunan An-Nasa'i Ultimate - "Muhammad" "Vandestra"

    plchdr

    THAHARAH

    No. Hadist: 1

    Bab: Tafsiran firman Allah Jika kalian berdiri untuk shalat, basuhlah wajah kalian

    أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ فَلَا يَغْمِسْ يَدَهُ فِي وَضُوئِهِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلَاثًا فَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَا يَدْرِي أَيْنَ بَاتَتْ يَدُهُ

    Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah dia berkata; telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Az Zuhri dari Abu Salamah dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Apabila salah seorang dari kalian bangun dari tidurnya, jangan mencelupkan tangannya ke tempat wudlunya sehingga dia mencuci tangannya sebanyak tiga kali, karena salah seorang dari kalian tidak tahu di mana tangannya bermalam.

    No. Hadist: 2

    Bab: Bersiwak jika shalat malam

    أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ جَرِيرٍ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ مِنْ اللَّيْلِ يَشُوصُ فَاهُ بِالسِّوَاكِ

    Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim dan Qutaibah bin Said dari Jarir dari Manshur dari Abu Wail dari Hudzaifah berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila hendak melaksanakan shalat lail beliau menggosok mulutnya dengan siwak.

    No. Hadist: 3

    Bab: Bagaimana bersiwak

    أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ قَالَ أَخْبَرَنَا غَيْلَانُ بْنُ جَرِيرٍ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ دَخَلْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَسْتَنُّ وَطَرَفُ السِّوَاكِ عَلَى لِسَانِهِ وَهُوَ يَقُولُ عَأْ عَأْ

    Telah mengabarkan kepada kami Ahmad bin Abdah dia berkata; Telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid berkata; telah mengabarkan kepada kami Ghalan bin Jarir dari Abu Burdah dari Abu Musa dia berkata; "Saya menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, sedang beliau sedang bersiwak, dan ujung siwak berada di ujung lidahnya beliau mengucapkan; Aa', Aa'.

    No. Hadist: 4

    Bab: Apakah Imam bersiwak di hadapan makmum ?

    أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا يَحْيَى وَهُوَ ابْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا قُرَّةُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ هِلَالٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ أَقْبَلْتُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعِي رَجُلَانِ مِنْ الْأَشْعَرِيِّينَ أَحَدُهُمَا عَنْ يَمِينِي وَالْآخَرُ عَنْ يَسَارِي وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَاكُ فَكِلَاهُمَا سَأَلَ الْعَمَلَ قُلْتُ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ نَبِيًّا مَا أَطْلَعَانِي عَلَى مَا فِي أَنْفُسِهِمَا وَمَا شَعَرْتُ أَنَّهُمَا يَطْلُبَانِ الْعَمَلَ فَكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى سِوَاكِهِ تَحْتَ شَفَتِهِ قَلَصَتْ فَقَالَ إِنَّا لَا أَوْ لَنْ نَسْتَعِينَ عَلَى الْعَمَلِ مَنْ أَرَادَهُ وَلَكِنْ اذْهَبْ أَنْتَ فَبَعَثَهُ عَلَى الْيَمَنِ ثُمَّ أَرْدَفَهُ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا

    Telah mengabarkan kepada kami Amru bin Ali telah menceritakan kepada kami Yahya -Yaitu Ibnu Sa'id dia berkata; telah menceritakan kepada kami Qurrah bin bin Khalid berkata; telah menceritakan kepada kami Humaid bin Hilal berkata; telah menceritakan kepadaku Abu Burdah dari Abu Musa dia berkata, "Aku pernah menghadap kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan bersamaku dua laki-laki dari bani Asy'ari; satu di sebelah kananku dan yang satu lagi di sebelah kiriku, sedangkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang bersiwak. Lalu kedua laki-laki tadi meminta jabatan kepegawaian kepada beliau, maka aku Abu Musa berkata, 'demi Dzat yang mengutus engkau sebagai Nabi pembawa kebenaran, dua orang laki-laki tadi tidak mengungkapkan uneg-unegnya kepadaku dan aku juga tidak sadar kalau keduanya meminta jabatan kepegawaian, kemudian seolah-olah aku melihat siwak beliau yang berada di bawah bibirnya sehingga menyatu dan naik. Lalu beliau bersabda, 'kami tidak -atau tidak akan - meminta pertolongan orang yang menginginkan jabatan kepegawaian, maka pergilah kamu'. Beliau mengutusnya ke Yaman, dan diboncengkan oleh Mu'adz bin Jabal Radliyallahu'anhuma

    No. Hadist: 5

    Bab: Motivasi atau anjuran bersiwak

    أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى عَنْ يَزِيدَ وَهُوَ ابْنُ زُرَيْعٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي عَتِيقٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ سَمِعْتُ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ

    Telah mengabarkan kepada kami Humaid bin Mas'adah dan Muhammad bin Abdul A'la dari Yazid yaitu Ibnu Jura'i dia berkata; telah menyampaikan kepadaku Abdurrahman bin Abu 'Atiq dia berkata; ayahku telah berkata kepadaku; saya mendengar dari Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: Bersiwak mendatangkan kewangian mulut, dan mendapat ridha Allah.

    No. Hadist: 6

    Bab: Berusaha sesering mungkin bersiwak

    أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ وَعِمْرَانُ بْنُ مُوسَى قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ الْحَبْحَابِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أَكْثَرْتُ عَلَيْكُمْ فِي السِّوَاكِ

    Telah mengabarkan kepada kami Humaid bin Mas'adah dan 'Imran bin Musa keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Abdul Warits berkata; telah menceritakan kepada kami Syu'aib bin Habhab dari Anas bin Malik dia berkata; bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Aku sering menganjurkan kalian banyak bersiwak.

    No. Hadist: 7

    Bab: Rukhsah bersiwak ketika sore bagi orang puasa

    أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ

    Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah bin Sa'id dari Malik dari Abu Zinad dari Al A'araj dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Seandainya aku tidak khawatir memberatkan umatku, aku pasti memerintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali shalat."

    No. Hadist: 8

    Bab: Siwak setiap waktu

    أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ خَشْرَمٍ قَالَ حَدَّثَنَا عِيسَى وَهُوَ ابْنُ يُونُسَ عَنْ مِسْعَرٍ عَنْ الْمِقْدَامِ وَهُوَ ابْنُ شُرَيْحٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قُلْتُ لِعَائِشَةَ بِأَيِّ شَيْءٍ كَانَ يَبْدَأُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ بَيْتَهُ قَالَتْ بِالسِّوَاكِ

    Telah mengabarkan kepada kami Ali bin Khasram dia berkata; telah menceritakan kepada kami Isa -yaitu Ibnu Yunus dari Mis'ar dari Miqdam yaitu Ibnu Syuraih dari Ayahnya dia berkata; "Aku bertanya kepada Aisyah 'Apa yang pertama kali Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kerjakan ketika masuk ke dalam rumahnya? 'Aisyah berkata, 'Bersiwak'."

    No. Hadist: 9

    Bab: Kebiasaan Fithrah dan Khitan

    أَخْبَرَنَا الْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ عَنْ ابْنِ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْفِطْرَةُ خَمْسٌ الِاخْتِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَنَتْفُ الْإِبْطِ

    Telah mengabarkan kepada kami Al Harits bin Miskin telah dibacakan kepadanya dan saya mendengarnya dari Ibnu Wahab dari Yunus dari Ibnu Syihab dari Sa'id bin Musayyab dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: Lima perkara yang termasuk fitrah, berkhitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.

    No. Hadist: 10

    Bab: Memotong kuku

    أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ قَالَ سَمِعْتُ مَعْمَرًا عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَمْسٌ مِنْ الْفِطْرَةِ قَصُّ الشَّارِبِ وَنَتْفُ الْإِبْطِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَالِاسْتِحْدَادُ وَالْخِتَانُ

    Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abdul A'la dia berkata; telah menceritakan kepada kami Al Mu'tamir berkata; saya mendengar Ma'mar dari Zuhri dari Sa'id bin Musayyab dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: Lima perkara yang termasuk fitrah, memotong kumis, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, mencukur bulu kemaluan, dan berkhitan.

    No. Hadist: 11

    Bab: Mencabut bulu ketiak

    أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَمْسٌ مِنْ الْفِطْرَةِ الْخِتَانُ وَحَلْقُ الْعَانَةِ وَنَتْفُ الْإِبْطِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَأَخْذُ الشَّارِبِ

    Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Yazid dia berkata; telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Zuhri dari Sa'id bin Musayyab dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: Ada lima perkara yang termasuk fitrah yaitu: berkhitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, dan memotong kumis.

    No. Hadist: 12

    Bab: Mencukur bulu kemaluan

    أَخْبَرَنَا الْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ عَنْ ابْنِ وَهْبٍ عَنْ حَنْظَلَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْفِطْرَةُ قَصُّ الْأَظْفَارِ وَأَخْذُ الشَّارِبِ وَحَلْقُ الْعَانَةِ

    Telah mengabarkan kepada kami Harits bin Miskin telah dibacakan kepadanya dan saya mendengar dari Ibnu Wahb dari Handzalah bin Abu Sufyan dari Nafi' dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Termasuk fitrah adalah memotong kuku, memotong kumis, dan mencukur bulu kemaluan.

    No. Hadist: 13

    Bab: Mencukur kumis

    أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبِيدَةُ بْنُ حُمَيْدٍ عَنْ يُوسُفَ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَأْخُذْ شَارِبَهُ فَلَيْسَ مِنَّا

    Telah mengabarkan kepada kami Ali bin Hujr dia berkata; Telah memberitakan kepada kami 'Ubaidah bin Humaid dari Yusuf bin Shuhaib dari Habib bin Yasar dari Zaid bin Arqam dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Barang siapa tidak memotong kumisnya, dia tidak termasuk golongan kami."

    No. Hadist: 14

    Bab: Waktu-waktunya

    أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا جَعْفَرٌ هُوَ ابْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي عِمْرَانَ الْجَوْنِيِّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ وَقَّتَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي قَصِّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمِ الْأَظْفَارِ وَحَلْقِ الْعَانَةِ وَنَتْفِ الْإِبْطِ أَنْ لَا نَتْرُكَ أَكْثَرَ مِنْ أَرْبَعِينَ يَوْمًا وَقَالَ مَرَّةً أُخْرَى أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

    Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah dia berkata; telah menceritakan kepada kami Ja'far yaitu Ibnu Sulaiman dari Abu 'Imran Al Jauny dari Anas bin Malik dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menentukan waktu bagi kita dalam masalah memotong kumis, memotong kuku, mencukur bulu kemaluan, dan mencabut bulu ketiak, yaitu supaya kami tidak membiarkannya lebih dari empat puluh hari. Dalam kesempatan lain beliau bersabda: Empat puluh malam.

    No. Hadist: 15

    Bab: Memotong kumis dan membiarkan jenggot

    أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى هُوَ ابْنُ سَعِيدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَحْفُوا الشَّوَارِبَ وَأَعْفُوا اللِّحَى

    Telah mengabarkan kepada kami Ubaidillah bin Sa'id dia berkata; telah menceritakan kepada kami Yahya yaitu Ibnu Sa'id dari Ubaidillah Telah mengabarkan kepadaku Nafi' dari Ibnu Umar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: Pendekkan kumis dan biarkan (panjangkan) jenggot.

    No. Hadist: 16

    Bab: Mencari tempat sepi ketika buang air besar atau kecil

    أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو جَعْفَرٍ الْخَطْمِيُّ عُمَيْرُ بْنُ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنِي الْحَارِثُ بْنُ فُضَيْلٍ وَعُمَارَةُ بْنُ خُزَيْمَةَ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي قُرَادٍ قَالَ خَرَجْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْخَلَاءِ وَكَانَ إِذَا أَرَادَ الْحَاجَةَ أَبْعَدَ

    Telah mengabarkan kepada kami Amru bin Ali dia berkata; telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Abu Ja'far Al Khathmi Umair bin Yazid berkata; telah menceritakan kepada kami Al Harits bin Fudhail dan 'Umarah bin Huzaimah bin Tsabit dari Abdurrahman bin Abu Qurrad dia berkata; Aku pernah keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ke tempat yang sepi, apabila beliau ingin buang hajat, beliau menjauh.

    No. Hadist: 17

    Bab: Mencari tempat sepi ketika buang air besar atau kecil

    أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا ذَهَبَ الْمَذْهَبَ أَبْعَدَ قَالَ فَذَهَبَ لِحَاجَتِهِ وَهُوَ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ فَقَالَ ائْتِنِي بِوَضُوءٍ فَأَتَيْتُهُ بِوَضُوءٍ فَتَوَضَّأَ وَمَسَحَ عَلَى الْخُفَّيْنِ قَالَ الشَّيْخُ إِسْمَعِيلُ هُوَ ابْنُ جَعْفَرِ بْنِ أَبِي كَثِيرٍ الْقَارِئُ

    Telah mengabarkan kepada kami Ali bin Hujr Telah memberitakan kepada kami Ismail dari Muhammad bin Amr dari Abu Salamah dari Al Mughirah bin Syu'bah, apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pergi ke tempat (WC), beliau menjauh. Dia berkata, Pernah Beliau shallallahu 'alaihi wasallam pergi untuk buang hajat saat safar. Lalu beliau berkata, 'Ambilkan air wudlu'. Aku segera mengambilkan air wudlu, beliau segera berwudlu dan membasuh kedua sepatunya (khuf). Ini sebagaimana di katakan Syaikh Ismail yaitu Ibnu Ja'far bin Abu Katsir Al Qori

    No. Hadist: 18

    Bab: Rukhsah tidak menyepi

    أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ قَالَ أَنْبَأَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ كُنْتُ أَمْشِي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَانْتَهَى إِلَى سُبَاطَةِ قَوْمٍ فَبَالَ قَائِمًا فَتَنَحَّيْتُ عَنْهُ فَدَعَانِي وَكُنْتُ عِنْدَ عَقِبَيْهِ حَتَّى فَرَغَ ثُمَّ تَوَضَّأَ وَمَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ

    Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim dia berkata; Telah memberitakan kepada kami Isa bin Yunus berkata; Telah memberitakan kepada kami Al A'masy dari Syaqiq dari Hudzaifah dia berkata: Aku pernah berjalan bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Ketika sampai di tempat pembuangan sampah suatu kaum, beliau kencing sambil berdiri, maka aku segera menjauh darinya. Beliau kemudian memanggilku, dan aku di belakangnya hingga beliau selesai. Beliau lalu berwudlu dan mengusap kedua sepatunya (khuf).

    No. Hadist: 19

    Bab: Bacaan ketika masuk wc

    أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْخَلَاءَ قَالَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

    Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim dia berkata; Telah memberitakan kepada kami Ismail dari Abdul Aziz bin Shuhaib dari Anas bin Malik dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila masuk WC, beliau membaca -doa-, 'Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan setan laki-laki dan setan perempuan.

    No. Hadist: 20

    Bab: Larangan menghadap kiblat ketika buang air besar atau kecil

    أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ وَاللَّفْظُ لَهُ عَنْ ابْنِ الْقَاسِمِ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ رَافِعِ بْنِ إِسْحَقَ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيَّ وَهُوَ بِمِصْرَ يَقُولُ وَاللَّهِ مَا أَدْرِي كَيْفَ أَصْنَعُ بِهَذِهِ الْكَرَايِيسِ وَقَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا ذَهَبَ أَحَدُكُمْ إِلَى الْغَائِطِ أَوْ الْبَوْلِ فَلَا يَسْتَقْبِلْ الْقِبْلَةَ وَلَا يَسْتَدْبِرْهَا

    Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Salamah dan Al Harits bin Miskin dari Ibnu Qasim dia berkata; Telah menceritakan kepadaku Malik dari Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah dari Rafi' bin Ishaq bahwasanya dia mendengar Abu Ayyub Al Anshari (beliau sedang berada di Mesir) dia berkata; Demi Allah, aku tidak tahu cara memperlakukan WC-WC ini? padahal Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Apabila salah seorang dari kalian ingin buang air besar atau buang air kecil, jangan menghadap kiblat atau membelakanginya."

    No. Hadist: 21

    Bab: Larangan membelakangi kiblat ketika buang air besar atau kecil

    أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَسْتَقْبِلُوا الْقِبْلَةَ وَلَا تَسْتَدْبِرُوهَا لِغَائِطٍ أَوْ بَوْلٍ وَلَكِنْ شَرِّقُوا أَوْ غَرِّبُوا

    Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Manshur dia berkata; telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Az Zuhri dari 'Atha bin Yazid dari Abu Ayyub Al Anshari bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, Jangan kalian menghadap kiblat dan jangan membelakanginya ketika buang air besar atau buang air kecil, tetapi menghadaplah ke timur atau barat.

    No. Hadist: 22

    Bab: Perintah menghadap timur atau barat ketika buang hajat

    أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا غُنْدَرٌ قَالَ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَى أَحَدُكُمْ الْغَائِطَ فَلَا يَسْتَقْبِلْ الْقِبْلَةَ وَلَكِنْ لِيُشَرِّقْ أَوْ لِيُغَرِّبْ

    Telah mengabarkan kepada kami Ya'qub bin Ibrahim dia berkata; Telah memberitakan kepada kami Ghundar berkata; Telah memberitakan kepada kami Ma'mar berkata; Telah memberitakan kepada kami Ibnu Syihab dari Atha bin Yazid dari Abu Ayub Al Anshari dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Bila salah seorang dari kalian ingin buang air besar, jangan menghadap kiblat, tetapi menghadaplah ke timur atau barat."

    No. Hadist: 23

    Bab: Rukhsah dalam hal ini ketika di rumah

    أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ عَنْ عَمِّهِ وَاسِعِ بْنِ حَبَّانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ لَقَدْ ارْتَقَيْتُ عَلَى ظَهْرِ بَيْتِنَا فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى لَبِنَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ بَيْتِ الْمَقْدِسِ لِحَاجَتِهِ

    Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah bin Sa'id dari Malik dari Yahya bin Sa'id dari Muhammad bin Yahya bin Habban dari pamannya wasi' bin Habban dari Abdullah bin Umar dia berkata; Aku pernah naik ke atap rumah kami, lalu aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang buang hajat di atas dua batu bata dalam keadaan menghadap arah Baitul Maqdis.

    No. Hadist: 24

    Bab: Larangan mengusap kemaluan dengan tangan kanan ketika buang hajat

    أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ دُرُسْتَ قَالَ أَنْبَأَنَا أَبُو إِسْمَعِيلَ وَهُوَ الْقَنَّادُ قَالَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي قَتَادَةَ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا بَالَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَأْخُذْ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ

    Telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Durusta dia berkata; Telah memberitakan kepada kami Abu Ismail yaitu Al Qannad berkata; telah menceritakan kepadaku Yahya bin Abu katsir bahwa Abdullah bin Abu Qatadah telah menceritakan kepadanya dari Ayahnya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Apabila salah seorang dari kalian buang air kecil, jangan menyentuh kemaluannya dengan tangan kanannya.

    No. Hadist: 25

    Bab: Larangan mengusap kemaluan dengan tangan kanan ketika buang hajat

    أَخْبَرَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ عَنْ وَكِيعٍ عَنْ هِشَامٍ عَنْ يَحْيَى هُوَ ابْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْخَلَاءَ فَلَا يَمَسَّ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ

    Telah mengabarkan kepada kami Hannad bin As Sariy dari Waki' dari Hisyam dari Yahya yaitu Ibnu Katsir dari Abdullah bin Abu Qatadah dari Ayahnya berkata; bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Apabila salah seorang dari kalian buang air kecil, jangan menyentuh kemaluannya dengan tangan kanannya.

    No. Hadist: 26

    Bab: Rukhsah kencing di padang pasir dengan berdiri

    أَخْبَرَنَا مُؤَمَّلُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ أَنْبَأَنَا إِسْمَعِيلُ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ حُذَيْفَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى سُبَاطَةَ قَوْمٍ فَبَالَ قَائِمًا

    Telah mengabarkan kepada kami Muammal bin Hisyam dia berkata; Telah memberitakan kepada kami Ismail berkata; Telah mengabarkan kepada kami Syu'bah dari Sulaiman dari Abu Wa'il dari Hudzaifah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mendatangi tempat pembuangan sampah suatu kaum, lalu ia buang air kecil dengan berdiri.

    No. Hadist: 27

    Bab: Rukhsah kencing di padang pasir dengan berdiri

    أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ أَنْبَأَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا وَائِلٍ أَنَّ حُذَيْفَةَ قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى سُبَاطَةَ قَوْمٍ فَبَالَ قَائِمًا

    Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Basyar dia berkata; Telah memberitakan kepada kami Muhammad bin Ja'far dia berkata; Telah memberitakan kepada kami Syu'bah dari Manshur berkata; saya mendengar Abu Wa'il bahwasannya Hudzaifah telah berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mendatangi tempat pembuangan sampah suatu kaum, lalu ia buang air kecil dengan berdiri.

    No. Hadist: 28

    Bab: Rukhsah kencing di padang pasir dengan berdiri

    أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ أَنْبَأَنَا بَهْزٌ قَالَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ عَنْ سُلَيْمَانَ وَمَنْصُورٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ حُذَيْفَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَشَى إِلَى سُبَاطَةِ قَوْمٍ فَبَالَ قَائِمًا قَالَ سُلَيْمَانُ فِي حَدِيثِهِ وَمَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ وَلَمْ يَذْكُرْ مَنْصُورٌ الْمَسْحَ

    Telah mengabarkan kepada kami Sulaiman bin 'Ubaidillah dia berkata; Telah memberitakan kepada kami Bahzun berkata; Telah memberitakan kepada kami Syu'bah dari Sulaiman dan Manshur dari Abu Wa'il dari Hudzaifah bahwasannya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berjalan menuju tempat pembuangan sampah suatu kaum, lalu ia buang air kecil dengan berdiri. Sulaiman berkata dalam hadisnya; dan Beliau mengusap kedua khufnya (kedua sepatunya) sedangkan Manshur tidak menyebutkan tentang mengusap khuf sepatu.

    No. Hadist: 29

    Bab: Kencing di rumah dengan duduk

    أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا شَرِيكٌ عَنْ الْمِقْدَامِ بْنِ شُرَيْحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَنْ حَدَّثَكُمْ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَالَ قَائِمًا فَلَا تُصَدِّقُوهُ مَا كَانَ يَبُولُ إِلَّا جَالِسًا

    Telah mengabarkan kepada kami Ali bin Hujr dia berkata; Telah memberitakan kepada kami Syarik dari Miqdam bin Syuraih dari Ayahnya dari Aisyah dia berkata: Barangsiapa mengabarkan kepadamu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam buang air kecil sambil berdiri, jangan kamu mempercayainya, karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak buang air kecil kecuali sambil duduk.

    No. Hadist: 30

    Bab: Kencing ke penutup yang menghalanginya

    أَخْبَرَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ عَنْ أَبِي مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ زَيْدِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ابْنِ حَسَنَةَ قَالَ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفِي يَدِهِ كَهَيْئَةِ الدَّرَقَةِ فَوَضَعَهَا ثُمَّ جَلَسَ خَلْفَهَا فَبَالَ إِلَيْهَا فَقَالَ بَعْضُ الْقَوْمِ انْظُرُوا يَبُولُ كَمَا تَبُولُ الْمَرْأَةُ فَسَمِعَهُ فَقَالَ أَوَ مَا عَلِمْتَ مَا أَصَابَ صَاحِبُ بَنِي إِسْرَائِيلَ كَانُوا إِذَا أَصَابَهُمْ شَيْءٌ مِنْ الْبَوْلِ قَرَضُوهُ بِالْمَقَارِيضِ فَنَهَاهُمْ صَاحِبُهُمْ فَعُذِّبَ فِي قَبْرِهِ

    Telah mengabarkan kepada kami Hannad bin As Sariy dari Abu Mu'awiyah dari Al 'Amasy dari Zaid bin Wahab dari Abdurrahman bin Hasanah dia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah menemui kami, dan di tangan beliau ada sesuatu yang mirip perisai dari kulit. Beliau lalu meletakkannya dan duduk di belakangnya, kemudian buang air kecil ke arah perisai tersebut. Sebagian orang berkomentar, 'Lihatlah, beliau buang air kecil seperti perempuan! ' Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendengar ucapan tersebut, beliau berkata, 'Apakah kalian tidak tahu apa yang menimpa seorang Bani Israil?! Apabila seorang dari mereka terkena air kencing, mereka menggunting kain yang terkena kencing tadi, lalu temannya melarang mereka melakukan demikian, sehingga ia disiksa di kuburnya.

    No. Hadist: 31

    Bab: Bersuci ketika kencing

    أَخْبَرَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ عَنْ وَكِيعٍ عَنْ الْأَعْمَشِ قَالَ سَمِعْتُ مُجَاهِدًا يُحَدِّثُ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ مَرَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى قَبْرَيْنِ فَقَالَ إِنَّهُمَا يُعَذَّبَانِ وَمَا يُعَذَّبَانِ فِي كَبِيرٍ أَمَّا هَذَا فَكَانَ لَا يَسْتَنْزِهُ مِنْ بَوْلِهِ وَأَمَّا هَذَا فَإِنَّهُ كَانَ يَمْشِي بِالنَّمِيمَةِ ثُمَّ دَعَا بِعَسِيبٍ رَطْبٍ فَشَقَّهُ بِاثْنَيْنِ فَغَرَسَ عَلَى هَذَا وَاحِدًا وَعَلَى هَذَا وَاحِدًا ثُمَّ قَالَ لَعَلَّهُ يُخَفَّفُ عَنْهُمَا مَا لَمْ يَيْبَسَا خَالَفَهُ مَنْصُورٌ رَوَاهُ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ وَلَمْ يَذْكُرْ طَاوُسًا

    Telah mengabarkan kepada kami Hannad bin As-Sariy dari Waki' dari Al A'masy berkata; "Saya mendengar Mujahid berkata; dari Thawus dari Ibnu Abbas dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah melewati dua kuburan, lalu beliau bersabda: Kedua penghuni kubur ini disiksa dan keduanya disiksa bukan karena dosa besar. Yang satu ini, dulu tidak membersihkan air kencingnya, sedangkan yang ini disiksa karena selalu mengadu domba." Kemudian beliau meminta sepotong pelepah kurma yang masih basah. Beliau membelahnya menjadi dua dan menancapkannya pada dua kuburan tersebut. Beliau kemudian bersabda: 'Semoga ini bisa meringankan keduanya selagi belum kering. '

    No. Hadist: 32

    Bab: Kencing di bejana

    أَخْبَرَنَا أَيَّوبُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْوَزَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَتْنِي حُكَيْمَةُ بِنْتُ أُمَيْمَةَ عَنْ أُمِّهَا أُمَيْمَةَ بِنْتِ رُقَيْقَةَ قَالَتْ كَانَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدَحٌ مِنْ عَيْدَانٍ يَبُولُ فِيهِ وَيَضَعُهُ تَحْتَ السَّرِيرِ

    Telah mengabarkan kepada kami Ayyub bin Muhammad Al Wazzan dia berkata; telah menceritakan kepada kami Hajjaj berkata; Ibnu Juraij berkata; telah menceritakan kepadaku Hukaimah binti Umaimah dari Ibunya Umaimah binti Ruqaiqah dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mempunyai bejana dari kayu kurma yang digunakan untuk buang air kecil. Beliau menaruhnya dibawah tempat tidur.

    No. Hadist: 33

    Bab: Kencing di sebuah baskom

    أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ أَنْبَأَنَا أَزْهَرُ أَنْبَأَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ يَقُولُونَ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْصَى إِلَى عَلِيٍّ لَقَدْ دَعَا بِالطَّسْتِ لِيَبُولَ فِيهَا فَانْخَنَثَتْ نَفْسُهُ وَمَا أَشْعُرُ فَإِلَى مَنْ أَوْصَى قَالَ الشَّيْخُ أَزْهَرُ هُوَ ابْنُ سَعْدٍ السَّمَّانُ

    Telah mengabarkan kepada kami Amr bin Ali dia berkata; telah memberitakan kepada kami Azhar telah memberitakan kepada kami Ibnu 'Aun dari Ibrahim dari Al Aswad dari Aisyah dia berkata; Orang-orang berkata, 'Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mewasiatkan kepada Ali. Beliau meminta sebuah baskom yang beliau pergunakan untuk buang air kecil, lalu anggota tubuh beliau perlahan-lahan lemah karena mendekati ajal, aku tidak merasakan hal itu, dan kepada siapakah ia berwasiat? Amr bin Ali mengatakan; yang dimaksud Syaikh Azhar adalah Ibnu Sa'id bin Saman.

    No. Hadist: 34

    Bab: Dimakruhkan kencing di lubang atau liang

    أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ أَنْبَأَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَرْجِسَ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَبُولَنَّ أَحَدُكُمْ فِي جُحْرٍ قَالُوا لِقَتَادَةَ وَمَا يُكْرَهُ مِنْ الْبَوْلِ فِي الْجُحْرِ قَالَ يُقَالُ إِنَّهَا مَسَاكِنُ الْجِنِّ

    Telah mengabarkan kepada kami 'Ubaidillah bin Sa'id dia berkata; telah memberitakan kepada kami Mu'adz bin Hisyam berkata; ayahku telah menceritakan kepadaku dari Qatadah dari Abdullah bin Sarjis bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Jangan sekali-kali salah seorang diantara kalian buang air kecil di lubang. Mereka bertanya kepada Qatadah, kenapa dilarang buang air kecil di lubang? dia menjawab; ada berita itu tempat tinggal jin.

    No. Hadist: 35

    Bab: Larangan kencing di air keruh

    أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَى عَنْ الْبَوْلِ فِي الْمَاءِ الرَّاكِدِ

    Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah dia berkata; telah menceritakan kepada kami Al-Laits dari Abu Zubair dari Jabir dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau melarang buang air kecil didalam air yang tergenang (tidak mengalir)."

    No. Hadist: 36

    Bab: Larangan kencing di pemandian umum

    أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الْأَشْعَثِ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُغَفَّلٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَبُولَنَّ أَحَدُكُمْ فِي مُسْتَحَمِّهِ فَإِنَّ عَامَّةَ الْوَسْوَاسِ مِنْهُ

    Telah mengabarkan kepada kami Ali bin Hujr dia berkata; telah memberitakan kepada kami Ibnu Al Mubarak dari Ma'mar dari Al Asy'ats bin Abdul Malik dari Al Hasan dari Abdullah bin Mughaffal dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: Jangan kalian buang air kecil di tempat pemandian, karena kebanyakan rasa was-was itu berasal darinya.

    No. Hadist: 37

    Bab: Mengucapkan salam kepada orang yang kencing

    أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ وَقَبِيصَةُ قَالَا أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ عَنْ الضَّحَّاكِ بْنِ عُثْمَانَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ مَرَّ رَجُلٌ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَبُولُ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ السَّلَامَ

    Telah mengabarkan kepada kami Mahmud bin Ghailan telah menceritakan kepada kami Zaid bin Al Hubbab dan Qubaishah keduanya berkata; telah memberitakan kepada kami Sufyan dari Dlahak bin Utsman dari Nafi' dari Ibnu Umar dia berkata; Seorang laki-laki melewati Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan beliau sedang buang air kecil. Orang itu lalu mengucapkan salam kepada beliau, namun beliau tidak menjawabnya.

    No. Hadist: 38

    Bab: Menjawab salam